BANDUNG- Para pecinta pentas teater di Bandung, jangan sampai ketinggalan untuk menonton sebuah pertunjukan teater realis yang berjudul “Rumah Boneka” yang akan diadakan pada 25-26 April mendatang di Gedung Taman Budaya Jawa Barat (TBJB). Pertunjukan yang tengah dipersiapkan oleh Intitut Ungu dan Pentas Indonesia ini merupakan terjemahan dan adaptasi naskah drama realis karya penulis drama asal Norwegia, Henrik Ibsen, berjudul ”A Doll’s House”.
Naskah A Doll’s House, aslinya ditulis pada tahun 1879, hingga kini merupakan drama Ibsen yang sangat terkenal di seluruh dunia dan masih terus dipentaskan di berbagai negeri. A Doll’s House ini oleh sebagian kalangan dianggap sebagai drama feminis pertama di dunia.
Faiza Mardzoeki, yang juga merupakan produser produksi Rumah Boneka mengadaptasi naskah Ibsen tersebut ke dalam konteks Indonesia dengan latar peristiwa Jakarta kontemporer.
Dibantu oleh sutradara Wawan Sofwan, drama ini berkisah tentang sepasang suami istri yang harus mempertanyakan kembali nilai-nilai perkawinan dan keadaan keluarganya. Rumah Boneka juga mengajak kita memikirkan kembali tentang moral, agama, dan masyarakat negeri ini yang dipenuhi mental korup dan kemunafikan.
Para aktor yang memainkan teater Rumah Boneka kali ini adalah Heliana Sinaga (seniman Bandung), Ayu Diah Pasha (bintang sinetron dan sudah terlibat di berbagai produksi film dan teater), Teuku Rifnu Wikana (aktor film dan teater antara lain film Darah Garuda), Ayez Kassar (aktor lulusan IKJ, antara lain main di Hamlet), Willem Bevers (aktor teater, antara lain main di teater Nyai Ontosoroh), dan Pipien Putri.
Pada pementasan di Bandung ini, musik merupakan hasil karya komposer musisi asal New York, Marcello Pellitteri, yang dikenal sebagai drummer, musisi Jazz, arranger, komposer dan produser, dan bekerja sama dengan Mogan Pasaribu sebagai penata suaranya. Sedangkan Tata panggung ditangani oleh Deden Jalaludin Bullqini.
Selain pementasan teater, akan diselenggarakan juga seminar dengan tema “Realisme Henrik Ibsen dan Perempuan dalam Teater” pada 26 April 2012 di Lobby Gedung Teater Tertutup TBJB. Seminar ini diadakan untuk memicu diskusi dengan narasumber Slamet Raharjo (masih dalam konfirmasi), Dosen Sastra Inggris UPI Safrina Noorman, Wawan Sofwan selaku sutradara, dan moderator oleh Faiza Mardzoeki.
Teater Rumah Boneka ini sebelumnya telah sukses dipentaskan di Gedung Kesenian Jakarta, pada bulan November-Desember tahun 2011 silam. Kegiatan ini disponsori oleh kedutaan Norwegia dan didukung pelaksanaanya oleh Mainteater Bandung.
www.pentasindonesia.com
www.institutungu.com












