Teks & Foto : Ifan F. Harijanto
Bandung – Saat ini produk lokal tidak kalah saing dengan memakai produk dari luar. Bahkan menjadi kebanggaan tersendiri apabila bisa memakai produk lokal yang berkualitas. Kecenderungan masyarakat untuk memilih produk impor saat ini karena terdorong oleh merk/brand yang selama ini telah melekat pada produk tersebut. Namun sebenarnya banyak sekali produk-produk lokal/dalam negeri yang tidak kalah kualitasnya dengan produk impor. Yang membedakan hanyalah merk/brand-nya.

Seperti yang terlihat di Cooperative Fair 2012 yang telah berlangsung sejak tanggal 14 – 18 Juli 2012 di Gasibu Bandung. Di sana ditampilkan berbagai macam produk lokal yang datang dari seluruh Indonesia dengan perwakilan dari KUMKM daerah setempat yang mempunyai produk-produk unggulan. Cooperative Fair 2012 yang diselenggarakan oleh Pemprov Jabar dalam rangka memperingati Hari Koperasi yang jatuh pada tanggal 12 Juli.
Dalam sambutan tertulisnya, Ahmad Heryawan selaku gubernur Jawa Barat, menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk mendorong tumbuh-kembangnya koperasi di Jawa Barat. Apalagi mengingat cikal bakal koperasi adalah ketika Kongres Koperasi ke-1 pada 12 Juli 1947 diadakan di kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Ini membuktikan bahwa Jawa Barat sebagai awal munculnya koperasi di Indonesia, sehingga koperasi Jawa Barat harus lebih maju dibanding koperasi di provinsi lainnya.


Pelaksanaan Cooperative Fair 2012 ini diikuti tidak kurang dari 900 pelaku UMKM seluruh Indonesia. Dengan target transaksi yang dilakukan mencapai 32 milyar rupiah. Selain menggelar stand dari berbagai daerah, Cooperative Fair 2012 juga mengadakan berbagai macam perlombaan dengan hadiah-hadiah yang menarik, di antaranya Lomba Fotografi Produk KUMKM, Lomba Menari/Dancer, Lomba Produk Terbaik, dan masih banyak lagi lomba yang diselenggarakan on the spot dengan dukungan dari para sponsor yang ikut memeriahkan Cooperative Fair 2012.
Koperasi saat ini memang sudah kalah gaungnya dibanding dengan metode-metode lainnya yang sebenarnya tetap mengacu kepada prinsip dasar koperasi. Koperasi sebagai pilar perekonomian masyarakat Indonesia, seharusnya menjadi garda terdepan untuk memajukan ekonomi kerakyatan yang bisa menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Dalam prakteknya, koperasi sangat mudah dan cepat untuk bisa dipahami oleh masyarakat. Dengan prinsip bahwa keuntungan koperasi dalah keuntungan anggota, maka koperasi masih sangat relevan untuk dikembangkan saat ini. Dalam perkembangan ekonomi kreatif yang semakin berkembang, koperasi sebagai model pemasaran bisa menjadi sebuah media alternatif yang bisa menjangkau ke seluruh pelosok Indonesia. Dengan adanya penyebaran produksi yang merata, diharapkan peran koperasi dapat membantu perkembangan industri ekonomi kreatif Indonesia.


Pada penutupan Cooperative Fair 2012, Ibu Dr. Ikeu Dewi Sartika dari Dinas KUMKM Jawa Barat, merasa senang dan bangga dengan para peserta yang mengikuti Cooperative Fair yang dilaksanakan di Lapangan Gasibu Bandung tersebut. Selama lima hari penyelenggaraannya, terlihat antusiasme masyarakat terhadap barang-barang produk lokal. Tentunya ini menandakan bahwa produk lokal sudah bisa mendapat tempat di hati masyarakat. Begitu juga dengan pertumbuhan nilai transaksi yang ada di acara Cooperative Fair. Meskipun jauh dari target yang diharapkan, namun Cooperative Fair juga mencatat beberapa prestasi penjualan produk yang mencapai nilai tertinggi, seperti penjualan kain songket dari Palembang yang mencapai penjualan 400 juta selama lima hari. Semoga untuk ke depannya, koperasi bisa mewadahi para pelaku KUMKM untuk bisa memasarkan dan memberi bantuan untuk perkembangan usahanya.
Tidak ada salahnya apabila kebanggaan terhadap produk lokal semakin digalakkan dan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Kecintaan dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri akan meningkatkan produktivitas para pelaku kreatif. Mereka akan terus ditantang oleh berbagai inovasi yang berkembang di pasar. Tentunya ini menjadi sebuah tantangan, bukan hambatan untuk tetap berkreasi dan mengambil pasar yang selama ini dikuasai oleh produk-produk dari luar. Semoga Indonesia akan semakin maju dengan berbagai produk kreatifnya, sehingga apa yang diharapkan dari Cooperative Fair 2012 ini bisa terwujud sesuai dengan tema yang dijunjungnya: “Be Proud to Our Local Products“.
Berita Terkait












