Teks & foto: Rangga Firmansyah
Pada hari Selasa (19/6) yang merupakan hari ke 31 roadshow, rombongan tim sampai di kota Bogor dengan menggunakan dua unit kendaraan. Acara yang diselenggarakan oleh teman2 dari alumni binaan BAZ kota Bogor dan Sekolah Alam Bogor berupa seminar yang bertajuk “Bermain-main dan Dibayar Mahal”. Nah, yang unik dari penyelenggaraan roadshow, selama ini rombongan tim hanya berinteraksi dengan pihak penyelenggara melalui web dan media jejaring sosial dan itupun terkadang bersifat spontan. Namun di lapangan, acara yang diselenggarakan terlihat seperti sudah disiapkan dari jauh hari sebelumnya. Luar biasa. Acara kali ini mengambil tempat di restoran Kintamani, di Jl. Raya Pajajaran 75 Kota Bogor. Berdasarkan daftar peserta yang menghadiri seminar ini, tercatat lebih dari 75 peserta mengikuti roadshow kali ini. Untuk ukuran sebuah seminar berbayar, bisa dikatakan antusiasme peserta di Bogor cukup baik.

Rangkaian acara di Bogor kali ini, selain seminar, juga mengadakan kunjungan ke panti asuhan, dan talkshow di radio Lesmana 100.1 FM. Selama jalannya seminar, peserta terlihat serius memperhatikan materi yang disampaikan. Secara garis besar, inti dari materi yang disampaikan adalah totalitas dalam menekuni hal yang kita sukai. Mengambil contoh dari iklan sebuah produk teh yang dibintangi pianis terkenal dan istri. Kebetulan mas Arief sendiri terlibat dalam pembuatan iklan tersebut. Beliau menggambarkan, sang pianis, yang pastinya suka memainkan piano, dan dibayar pula. Sepanjang pembuatan iklan ‘hanya’ memainkan piano, dan sang istri membuatkan teh. Untuk proses produksi yang hanya mengambil waktu kurang dari sehari, namun mendapatkan bayaran ratusan juta rupiah. Hal itu menjadi pembuktian, bahwa kekayaan hanyalah efek samping yang mengikuti totalitas kita dalam mendalami suatu bidang atau keahlian. Materi lebih lengkap bisa dilihat di www.berbagiidesegar.com
Karena temanya pun berbagi, tidak sah rasanya jika tidak ada yang dibagi. Mas Iqbal dari Rekarupa menyampaikan hal tentang berbagi kepada sesama. Melalui gerakan Sedekah Rombongan, yang juga digelar sepanjang penyelenggaraan roadshow, peserta seminar diajak berbagi kepada sesama. Kali ini terkumpul tidak kurang dari 1,7 juta rupiah dari seluruh peserta yang hadir, untuk kemudian dibagikan kepada adik-adik, rekan-rekan di panti asuhan Wadah Amanah Umat yang berlokasi di gang Babadak Tajur, Bogor. Selain memberikan sumbangan titipan dari peserta seminar, dalam kesempatan kali ini Mas Arief juga memberikan sedikit cerita untuk menyemangati adik-adik dan rekan-rekan dari panti asuhan agar tetap bersemangat dalam menimba ilmu, mengejar mimpi, dan berbagi kepada sesama.
Dalam kesempatan dialog terpisah dengan Mas Arief Budiman, sempat terucap, dari niat awal ingin berbagi namun selama roadshow, sesungguhnya beliau sendiri merasa sebagai pihak yang dibagi. Beliau merasa lebih banyak mendapat pelajaran dari orang-orang yang ditemui. Contohnya kali ini, ibu pengelola panti asuhan. Sang ibu, yang berdasarkan pengakuannya untuk makan sendiri saja belum tentu bisa cukup, namun bisa mengelola panti asuhan yang mengelola kebutuhan bagi ± 200 anak dengan beragam usia dan kebutuhan. Luar biasa! Rumah yang letaknya di gang sempit, benar-sederhana. Kurang lebih luasnya hanya 4×6 m2 dengan empat ruangan. Mengingatkan kembali, mungkin selama ini kita terlalu terpaku dengan suatu pola yang ideal. Padahal, untuk berbagi, rumusnya hanya sederhana, segera dan semampunya.

Kunjungan pun dilanjutkan ke daerah Sukamulya, Sukasari Bogor. Tepatnya kantor radio Lesmana 100.1 FM. Disini, tim berbagi tentang semua mengenai roadshow “Berbagi Ide Segar”. Proses siaran yang berjalan seru dan sesekali diselingi guyonan-guyonan membuat segar suasana Bogor di sore hari yang indah. Bermandikan cahaya matahari. Sempat terpikir oleh tim untuk mampir ke Kebun Raya Bogor. Namun apa daya, waktu juga yang membatasi.
Akhirnya tim roadshow memutuskan untuk mengakhiri hari dengan memenuhi undangan dari seseorang yang merupakan anggota dari Sedekah Rombongan. Ternyata, orang yang dimaksud adalah Mas Teguh, pemilik dari tempat makan sop buah yang terkenal selalu ramai, yaitu Sop Buah “Pak Ewok” di Jalan Bukit Tunggul, sekitaran Taman Kencana, Bogor. Tim roadshow pun menikmati jamuan dengan lahap. Kebetulan beberapa anggota tim yang berasal dari kota Jogja juga memiliki tempat makan. Menurut mereka, tempat makan “Pak Ewok” milik Mas Teguh ini luar biasa. Terjadilah diskusi seru mengenai pengelolaan tempat makan. Menurut pengakuan Mas Iqbal dan Mas Arief, selama ini belum pernah bertemu muka langsung dengan sang pemilik. Namun dari interaksi yang terbentuk selama menikmati jamuan, terlihat sudah seperti teman akrab. Mungkin itu manfaat dari saling berbagi, terbentuknya silaturahmi, jejaring. Saya jadi teringat mengenai komentar Mas Arief dalam suatu kesempatan tanya jawab terpisah. Intinya, beliau merasa, ada pihak yang mempertanyakan motifnya melakukan roadshow (diduga ingin menjadi motivator/trainer) serta adanya pihak-pihak tertentu di balik penyelenggaraan roadshow. Namun beliau menekankan bahwa motif utamanya adalah benar-benar ingin berbagi, apapun itu, terkait kreativitas, knowledge, ataupun amal baik.

Tak disangka, waktu 10 jam cepat berlalu. Selesai sudah tugas kali ini. Tim masih akan melanjutkan perjalanan berikutnya ke kota yang ke-32, yaitu Sukabumi. Namun sebelumnya, tim berencana memenuhi undangan salah satu peserta seminar untuk berkunjung ke kantornya. Tentunya untuk berbagi ide segar lainnya. Meskipun waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam, tim masih terlihat bersemangat. Pelajaran yang didapat hari ini: niat baik selalu berbuah kebaikan. Juga, orang-orang yang memiliki frekuensi yang sama, pasti akan saling bertemu untuk kemudian bersinergi. Semoga sinergi yang terbentuk ke depan dalam membangun kreativitas bangsa ini semakin baik dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, yang bisa dibagi kepada seluruh bangsa ini. Tetap semangat untuk berbagi ide segar nan kreatif!
Untuk lebih banyak ide segar, ikuti @idesegar serta kunjungi juga www.facebook.com/berbagiidesegar, dan www.berbagiidesegar.com












